Sabtu, 01 Oktober 2016
Laporan Pertandingan: Barito Putera 1–2 PSM Makassa
PSM Makasar memperpanjang catatan tak terkalahkan di sembilan laga berturut-turut usai mengalahkan Barito Putera di Stadion 17 Mei Banjarmasin.
PSM Makassar sukses mempermalukan tuan rumah Barito Putera setelah mencatat kemenangan 2-1 di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Sabtu (1/10) sore WIB, dalam pertandingan pekan ke-21 Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016.
Tmabahan tiga angka mengatrol posisi PSM ke peringkat ke peringkat delapan klasemen sementara dengan koleksi poin 29. Sedangkan Barito Putera tertahan di posisi ke-15 dengan nilai 17.
Babak pertama
Barito Putera langsung melakukan tekanan ke pertahanan PSM sejak peluit kick-off ditiupkan wasit. Serangan sporadis yang dilakukan tuan rumah sempat membuat barisan belakang PSM harus bekerja keras.
Peluang diperoleh Hansamu Yama ketika laga memasuki menit kedelapan, tapi sepaknnya masih menyamping. Selang tiga menit kemudian, kans didapat Luiz Junior, namun umpan Rizky Pora tidak bisa diselesaikan striker Barito Putera itu dengan baik.
Alih-alih membuka keunggulan, gawang Muhammad Riyandi justru kebobolan pada menit ke-18. Kesalahan Thierry Gathuessi dalam mengantisipasi umpan panjang dari lini tengah dapat dimanfaatkan M Rahmat dengan baik untuk membawa PSM unggul lebih dulu.
Gol itu membuat Barito Putera tersentak. Mereka mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Rizky mengancam gawang PSM di menit ke-20, tapi tendangan kerasnya dari luar kotak penalti masih bisa ditepis kiper Deny Marsel.
Menjelang babak pertama berakhir, PSM nyaris menggandakan keunggulan. M Rahmat yang menusuk ke dalam kotak penalti, dan mendapat pengawalan ketat dari pemain belakang Barito Putera melepaskan tendangan dari jarak dekat, tapi masih melambung. Skor 1-0 untuk keunggulan PSM bertahan hingga babak pertama usai.
Babak kedua
Barito Putera meningkatkan agresivitas mereka di awal babak kedua untuk mengejar ketertinggalan satu gol. Sedangkan PSM memperlihatkan skema bertahan sambil sesekali melakukan serangan balik.
Kubu tuan rumah kembali terbungkam pada menit ke-57 setelah Willem Jan Pluim menggandakan keunggulan PSM. Legiun asing asal Belanda ini memperdayai Hansamu Yama, dan selanjutnya melepaskan tendangan kaki kiri yang tak bisa dibendung Riyandi.
Selang tiga menit kemudian, Barito Putera mampu memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi penalti Junior. Hadiah penalti diberikan wasit, karena menganggap Ahmad Hisham Tolle melakukan pelanggaran handball di kotak terlarang.
Di saat Barito Putera menemui jalan buntu menciptakan peluang, PSM nyaris mengubah papan skor di menit ke-75. Riyandi terpaksa harus meregangkan ototnya untuk menepis tendangan bebas melengkung Zulvin Zamrun yang mengarah ke pojok kanan atas gawangnya.
Ancaman kembali diberikan PSM pada menit ke-85. Kali ini Riyandi menepis tendangan M Rahmat, sehingga hanya menghasilkan sepak pojok. PSM akhirnya mampu mempertahankan skor 2-1, dan membawa angka penuh dari Banjarmasin.
Berikut susunan pemain kedua tim:
Barito Putera: Muhammad Riyandi; Rizky Pora (Aef 79'), Fathlul Rahman, Thierry Gathussi, Muhammad Roby, Lucky Wahyu (Dedi 36'), Hansamu Yama, Lim Jun Sik, Adam Alis, Luiz Carlos, Thiago Amaral (Yongki 68').
Cadangan: Aditya Harlan; Arie Sandy, Wirabuana Prayogo, Amirul Mukminin, Dedy Hartono, Yongky Aribowo, Muhamad Aef Maulana.
Pelatih: Mundari Karya
PSM: Deny Marsel; Hendra Wijaya (Zulvin 35'), Kwon Jun (Reva 70'), Achmad Hisyam Tolle, Rasyid Bakri, Syamsul Haeruddin, Ronald Hikspoors, Rizky Pellu, Willem Jan Pluim, M Rahmat, Ferdinand Sinaga (Muchlis 86').
Cadangan: Davit Ariyanto; Ardan Aras, Reva Adi Utama, Ridwan Tawainella, Zulvin Zamrun, Muchlis Hadi Ning, Titus Bonai.
Pelatih: Robert Rene Alberts
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar