Sabtu, 01 Oktober 2016
Sejarah Hari Ini (2 Oktober): Kemenangan Telak Chelsea Di Anfield
Awalan musim terburuk bagi The Reds dalam liga Primer Inggris pada tahun 2005/06 silam, pasalnya Liverpool kalah telak saat menjamu Chelsea di Anfield.
Hari ini 11 tahun lalu, Chelsea mencatatkan kemenangan telak 4-1 saat bertandang ke markas Liverpool di Anfield dalam lanjutan Liga Primer Inggris 2005/06.
Gelandang Frank Lampard membuka keunggulan Chelsea di menit ke-27 lewat titik putih setelah Djimi Traore melanggar Didier Drogba, meski kapten Steven Gerrard tak lama berselang menyamakan kedudukan.
Dua menit sebelum jeda, winger Damien Duff berhasil mengembalikan keunggulan Chelsea lewat tendangannya dari jarak dekat menyambut umpan Drogba, dan penyerang internasional Pantai Gading itu kembali berperan dalam terciptanya gol Joe Cole dan Geremi Njitap di paruh kedua untuk menegaskan dominasi The Blues.
Kemenangan itu menempatkan Chelsea di puncak klasemen dengan keunggulan sembilan poin di belakang rival terdekatnya, dan itu menjadi kemenangan kedelapan beruntun bagi klub London Biru di Liga Primer – sebelum akhirnya catatan itu diperpanjang menjadi sembilan setelah keberhasilan menekuk Bolton dengan skor 5-1 di matchday berikutnya.
Di sisi lain, kekalahan yang diterima itu membuat Liverpool terpuruk sebagaimana mereka tertinggal 17 angka di belakang Chelsea meski musim baru memasuki pertandingan kedelapan. Lebih dari itu, kekalahan tersebut menghadirkan awalan terburuk bagi The Reds dalam 13 tahun terakhir mengingat mereka hanya sanggup meraih tujuh poin.
Seusai pertandingan, manajer Chelsea Jose Mourinho mengatakan: “Kami pantas mendapatkan respek lebih, bukan dari Liverpool tapi dari orang-orang secara umum. Kami adalah tim yang bagus,” ujarnya kepada BBC.
“Kami menjalani delapan pertandingan dan meraih delapan kemenangan, dengan 16 gol. Namun orang-orang menyebut kami tidak bisa bermain, dan menyebut kami adalah tim badut. Itu tidak benar. Tim saya telah menunjukkan kepribadian besar namun persaingan juara belum berakhir.”
Sementara itu, Lampard menambahkan: “Ini adalah hasil bagus buat kami. Kami telah menunjukkan jati diri kami. Ada banyak orang yang menyebut kami takut datang ke sini – sejatinya kami tidak takut bermain di mana pun.
“Kami merasa ada banyak omongan orang yang justru keliru. Kami kini harus mempertahankan fokus. Kami tidak merasa kami invincible namun kami sangat senang dengan kemenangan ini.”
Di akhir musim tersebut, Chelsea keluar sebagai juara Liga Primer untuk kali kedua beruntun di bawah arahan Mourinho. Di sisi lain, Liverpool yang diarsiteki Benitez harus puas finis di urutan ketiga di bawah Manchester United, dan mereka berjarak sembilan poin dari The Blues di tabel klasemen akhir.
Susunan Pemain:
Liverpool: Reina, Finnan, Carragher, Hyypia (Sinama Pongolle 71'), Traore (Cisse 81'), Hamann (Sissoko 68'), Luis Garcia, Gerrard, Alonso, Riise, Crouch.
Chelsea: Cech, Ricardo Carvalho, Terry, Gallas, Del Horno (Huth 83'), Makelele, Joe Cole (Robben 67'), Lampard, Essien, Duff (Geremi 76'), Drogba.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar