Sabtu, 01 Oktober 2016
Steven Gerrard: Saya Mungkin Kembali Ke Inggris
Steven Gerrad mumbuka opsi untuk kembali ke Inggris seiring kontraknya yang akan habis bersama LA Galaxy bulan depan.
Legenda Liverpool Steven Gerrard mengisyaratkan dirinya bisa saja kembali berkarier di Liga Primer Inggris jika kontraknya di LA Galaxy telah berakhir dan tidak diperpanjang.
Saat ini, Gerrard masih terikat kontrak bersama LA Galaxy hingga November, namun hingga kini belum ada tanda-tanda gelandang veteran itu bakal diberi kontrak baru oleh klub. Seandainya harus meninggalkan MLS, Gerrard membuka peluang berkarier di mana pun, termasuk kembali ke Inggris.
“Saya merasa masih bisa bermain sedikit lebih lama lagi. Tetapi saya belum 100 persen yakin,” ungkap Gerrard kepada Sunday Mirror, Sabtu (1/10)
“Saya masih menikmati sepakbola, masih senang berlatih dan berkompetisi. Jadi, jika saya bisa terus dalam situasi ini, ada kesempatan bagi saya untuk tetap bertahan di sini atau pergi ke tempat lain selama selama enam bulan atau 12 bulan,” terangnya.
Soal rencana pensiun, gelandang berusia 36 tahun ini mengaku masih belum terlalu memikirkannya. “Mungkin ini adalah obsesi, tetapi saya masih ingin terus bermain. Saya masih punya banyak waktu sebelum pensiun,” imbuh Gerrard yang juga mengaku berencana mengincar lisensi kepelatihan dalam waktu dekat.
Misi The Citizens Menjaga Kesempurnaan
Manchester City siap membalas kekalahan yang dialaminya musim lalu kala menghadapi Tottenham Hotspur.
City akan menantang Tottenham di White Hart Lane, Minggu (2/10/2016). Ini merupakan pertarungan antara dua tim yang belum terkalahkan di Premier League 2016-17.
Spurs saat ini menempati peringkat ketiga dengan 14 poin, hasil empat kemenangan dan dua kali seri. Sedangkan statistik City sedikit lebih baik dengan mencatatkan 100 persen kemenangan dalam enam pertandingan pertamanya sehingga berhak memuncaki klasemen sementara.
Meski demikian, Spurs berpotensi mengancam rekor kemenangan The Citizens. Pada 2015-16, tim arahan Mauricio Pochettino itu sukses mempecundangi City kandang dan tandang, termasuk kemenangan 4-1 di London Utara.
"Kami sudah memainkan 11 pertandingan, kami memenangi 10 dan sekali seri," ujar gelandang City David Silva di Manchester Evening News. "Tim tetap percaya diri, tapi sekarang kami akan melawan Tottenham, yang kami harapkan akan kami menangi juga."
"Setiap pertandingan di Premier League adalah tantangan. Kami sudah menghadapi laga tandang melawan Manchester United dan itu adalah laga yang sangat berat. Sekarang kami harus menantang Tottenham di kandangnya, yang tentu akan menjadi laga yang sangat berat untuk kami. Kami akan mencoba menang."
"Kami tahu bahwa kalau kami memberikan 100 persen dan fokus pada pertandingan ini, kami bisa memainkan pertandingan yang hebat dan mendominasi. Mereka juga sebuah tim yang hebat dan aku yakin pertandingannya akan berjalan sulit," lanjut pesepakbola Spanyol ini.
"Di kandang mereka [musim lalu], mereka lebih baik daripada kami tapi di Etihad kami bermain lebih baik. Tapi di dalam sepakbola, seperti yang Anda tahu terkadang Anda bisa beruntung atau tidak beruntung sehingga Anda bisa saja kalah."
Menang Tanpa Kebobolan, Chelsea Puaskan Conte
The Blues mengakhiri fase kekalahannya dalam tiga pertandingan terakhir, pasalnya tim asuhan Conte ini menang melawan Hull City tanpa kebobolan.
Chelsea melewai periode Premier League yang buruk di bulan September. Dimulai dengan hasil 2-2 menghadapi Swansea, John Terry dkk kemudian menelan dua kekalahan beruntun di tangan Liveropool dan Arsenal.
Hasil-hasil laga itu membuat 'Si Biru' tercecer jauh dalam persaingan menjadi juara. Bukan itu saja, posisi Antonio Conte di kursi manajer juga mulai diusik.
Namun di awal Oktober ini angin segar datang. Melawat ke Hull City, kemenangan berhasil didapat. Gol Willian dan Diego Costa memberi Chelsea kemenangan 2-0.
"Hari ini kami menunjukkan performa yang bagus dengan intensitas dan tekanan yang tepat. Saya suka saat tim bermain seperti ini. Saya benar-benar menyukainya. Itu reaksi yang sangat baik dari para pemain, karena setelah dua kekalahan itu bukanlah hal yang mudah. Saya melihat banyak pemain bagus dengan komitmen yang hebat, sikap dan itu akan mengubah situasi. Saya puas terhadap mereka," ucap Conte usai pertandingan.
Conte makin senang dengan kemenangan yang didapat atas Hull karena timnya menuntaskan laga tanpa kebobolan. Ini merupakan kali kedua Chelsea mencatatkan clean sheet di Premier League, setelah kemenangan 3-0 atas Burnley di pekan ketiga.
"Kami bekerja sangat keras dan saya yakin kami bisa berkembang banyak jika kami terus bekerja seperti ini. Saya puas dengan semua pemain karena dalam situasi seperti ini kami bisa clean sheet. Di pertandingan sebelumnya kami kemasukan terlalu banyak gol. Finis dengan clean sheet sangat penting. Kami juga mencetak dua gol dan performa kami bagus. Kami harus melanjutkan hasil ini dengan kerja, kerja, kerja!" lanjut Conte dikutip dari BBC.
AC Milan Serius Buru Memphis Depay
AC Milan dalam hal ini Rossonerri disebut-sebut akan berusaha untuk meminjam Memphis pada bursa transfer musim dingin Januari 2017.
Seperti diketahui, sinar Memphis memang meredup sejak didatangkan Man United dari PSV pada musim panas 2015. Padahal di musim sebelumnya winger berusia 22 tahun itu tampil menggila dengan menjadi top skor Eredivise.
Di Man United, ia hanya mampu mencetak dua gol dari 29 penampilan di ajang Liga Inggris. Manajer Jose Mourinho pun jarang menggunakan jasanya di atas lapangan di awal musim ini.
Nah, Memphis sendiri dikabarkan cukup frustasi dengan kondisinya saat ini di Old Trafford. Oleh karenanya, winger Timnas Belanda itu ingin hengkang untuk mendapat menit bermain lebih demi menjaga kansnya bermain di Piala Dunia 2018 mendatang bersama De Oranje.
Bak gayung bersambut, AC Milan dikabarkan siap menampung sang pemain. Menurut laporan Tuttomercatoweb, Minggu (2/10/2016), kubu Milan sudah mengontak manajemen Setan Merah dan kabarnya kedua pihak sudah hampir sepakat mengenai peminjaman Memphis.
Raih Dua Trofi Liga Champions Bersama Madrid, Bale Belum Puas
Gareth Bale belum merasa puas atas kesuksesannya memberikan dua trofi Liga Champions dan satu gelar Copa del Rey bersama Real Madrid.
The Welsh Wizard –julukan Bale– masih ingin mengembangkan diri untuk membawa Los Blancos –julukan Madrid– menjadi kampiun Liga Spanyol. Sekadar informasi, trofi Liga Spanyol merupakan satu-satunya gelar yang belum diraih Bale bersama Madrid.
Musim lalu, Madrid berpeluang besar menjadi kampiun, mengingat mereka hanya kalah satu angka dari Barcelona keluar sebagai juara. Di musim ini, Madrid tampil cukup oke. Dari enam laga, klub asuhan Zinedine Zidane meraih empat kemenangan dan dua hasil imbang.
Hasil itu membuat Madrid bertengger di puncak klasemen dengan raihan 14 poin. Terdekat atau pada pekan ketujuh, Madrid akan menjamu Eibar di Estadio Santiago Bernabeu pada Minggu (2/10/2016) malam WIB.
“Saya belajar dari banyak hal. Sebagai pesepakbola, Anda harus terus berkembang. Jika Anda sudah memiliki musim yang luar biasa, Anda harus meraih hasil yang lebih baik di musim-musim selanjutnya. Hal itu merupakan tantangan bagi saya,” tegas Bale mengutip dari Football Espana, Minggu (2/10/2016).
Bayern Tak Menang Lagi, Ancelotti Tak Khawatir
Dalam dua pertandingan beruntun Bayern Munich tak memetik kemenangan. Namun, pelatih Bayern Carlo Ancelotti mengaku tidak khawatir.
Die Roten baru saja kehilangan angka pertamanya di Bundesliga musim ini setelah diimbangi Koeln dengan skor 1-1 dalam pertandingan di Allianz Arena, Sabtu (1/10/2016). Terlepas rotasi pemain yang dilakukan, Bayern tetap mendominasi permainan.
ESPNFC mencatat, Bayern memiliki 68% penguasaan bola dengan menciptakan 27 percobaan (3 on target) sedangkan Koeln hanya memiliki 5 percobaan (2 on target). Bayern kesulitan membongkar pertahanan lawan sebelum Joshua Kimmich memecah kebuntuan di menit 40.
Akan tetapi, meskipun bermain dalam tekanan Koeln mampu menyamakan skor di babak kedua. Sontekan Anthony Modeste pada menit 63 memastikan tim tamu pulang dengan satu poin.
Hasil imbang ini mengikuti kegagalan Bayern di pertandingan sebelumnya. Pada tengah pekan ini, dalam ajang Liga Champions Manuel Neuer dkk. dikalahkan Atletico Madrid dengan skor 0-1.
"Kami mengendalikan permainan dengan baik di babak pertama dan membuka keunggulan. Koeln lebih baik setelah itu," ungkap Ancelotti di situs resmi Bayern. "Kami bisa saja memenangi pertandingannya, tapi Koeln juga memiliki banyak peluang."
"Kami kecewa, tapi kami tidak punya alasan untuk khawatir. Jangan lupakan juga bahwa kami sudah membuat sebuah start yang sangat baik di musim ini."
"Memang dalam dua pertandingan terakhir kami tidak bagus tapi saya menaruh kepercayaan besar kepada para pemain saya. Beberapa dari mereka memang sangat letih setelah pertandingan hari Rabu (melawan Atletico). Rotasi kami bagus dan wajar. Kami akan mulai lagi setelah jeda internasional," demikian Ancelotti.
Setelah jeda internasional, Bayern akan melawat ke markas Eintracht Frankfurt (15/10).
Laporan Pertandingan: Sevilla 2-1 Deportivo Alaves
Penampilan gemilang Wissam Ben Yedder menjadikan kemenangan atas Deportivo Alaves.
Wissam Ben Yedder menjadi pahlawan Sevilla saat menjamu Deportivo Alaves di Estadio Ramon Sanchez dalam lanjutan La Liga Spanyol, Sabtu [1/10] WIB.
Saat dikira bakal berakhir sama kuat, sebiji gol di pengujung pertandingan dari Ben Yedder memberikan tripoin bagi tuan rumah dalam kemenangan dramatis 2-1.
Babak pertama
Sepanjang babak pertama, kedua tim tampak bermain hati-hati. Sevilla banyak melepaskan tembakan ke gawang, akan tetapi tak satu pun ada yang bisa menggetarkan jala gawang yang dijaga penjaga gawang Fernando Pacheco.
Sementara Alaves hanya bisa bertahan, seiring dengan pressing tinggi yang diterapkan anak-anak Jorge Sampaoli. Bahkan tuan rumah mampu memutus serangan tim tamu sejak di garis tengah lapangan.
Namun, sampai kedua tim memasuki ruang ganti, papan skor menunjukkan angka kacamata.
Babak kedua
Di paruh kedua, permainan kedua tim mulai terlihat hidup. Keputusan Sampaoli memainkan Ganso rupanya berbuah hasil manis. Lewat umpan matang pemain Brasil itu, Ben Yedder berhasil memecahkan kebuntuan pertandingan menginjak menit ke-74.
Akan tetapi, keunggulan ini tidak bertahan lama. Secara mengejutkan, serangan sporadis tim tamu berbuah gol. Adalah bek Laguardia yang menyeimbangkan skor sepuluh menit berselang. Kedudukan 1-1 ini dikira bakal menjadi hasil akhir pertandingan.
Beruntung Sevilla memiliki Ben Yedder. Sang penyerang kembali menamakan diri di papan skor beberapa saat sebelum wasit meniup peluit panjang. Berawal dari aksi Luciano Vietto, dia lalu memberi bola secara matang kepada Ben Yedder, yang menuntaskannya dengan sempurna. 2-1 untuk Sevilla.
Gol dramatis ini sekaligus memungkas pertandingan.
Dortmund Tumbang di Kandang Leverkusen
Kemenangan Leverkusen kala menjamu Dortmund dalam lanjutan BundesLiga di Stadion BayArena.
Jalannya Pertandingan
Leverkusen nyaris menciptakan gol pembuka di menit kesembilan. Umpan silang Benjamin Henrichs menemui Chicharito, yang diteruskan dengan sundulan ke tiang dekat tapi Roman Buerki bisa menepisnya.
Tapi hanya semenit berselang, gol pertama Leverkusen akhirnya tercipta. Dari sepak pojok Hakan Calhanoglu, Admir Mehmedi dalam posisi bebas menanduk bola yang tidak sanggup ditahan Buerki.
Dortmund kini lebih agresif setelah tertinggal. Di menit 19, kiper Bernd Leno meredam upaya Ousmane Dembele dari jarak dekat. Tak lama kemudian, Julian Brandt membuat tekel penting untuk menggagalkan pergerakan berbahaya Pierre-Emerick Aubameyang.
Tekanan Leverkusen kembali datang. Di menit 32, Kevin Kampl menusuk ke kotak penalti sebelum melepaskan tembakan kaki kanan kencang tapi hanya bersarang di sisi luar jala gawang Buerki.
Menjelang turun minum, Dembele membuang peluang. Raphael Guerreiro melepaskan umpan silang dari sisi kanan pertahanan Leverkusen, namun bola yang menemui Dembele di dalam kotak hanya melambung di atas mistar gawang. Skor 1-0 masih untuk keunggulan Leverkusen.
Tidak banyak peluang berarti yang dihasilkan Dortmund setelah turun minum. Di menit 73, Aubameyang melewati barisan pertahanan Leverkusen, namun penyelesaiannya dari dalam kotak penalti bisa diadang Leno.
Leverkusen langsung merespons. Diawali dari serangan balik cepat, Calhanoglu melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, tapi Buerki masih bisa menangkapnya.
Serangan balik Leverkusen akhirnya melukai Dortmund. Di menit 79, Chicharito menjebol gawang Dortmund untuk membawa Leverkusen unggul 2-0 setelah menuntaskan umpan silang Calhanoglu.
Meski sudah unggul jauh, Leverkusen belum kehilangan gairah untuk menambah pundi-pundi golnya. Di menit 87, pemain pengganti Kevin Volland melewati pemain bertahan Dortmund sehingga tinggal berhadapan dengan Buerki. Sial bagi Leverkusen, sepakannya masih bisa diamankan.
Usaha Dortmund menciptakan gol balasan gagal terwujud di sisa waktu pertandingan. Skor 2-0 untuk keunggulan Leverkusen bertahan sampai laga bubar.
Susunan Pemain
BAYER LEVERKUSEN: Leno, Toprak, Tah, Lars Bender (Wendell 46'), Aranguiz (Baumgartlinger 90'), Kampl, Henrichs, Mehmedi, 'Chicarito' Hernanez, Calganoglu, Brandt (Volland 67')
BORUSSIA DORTMUND: Buerki, Piszczek, Soraktis, Guerreiro, Ginter, Rode (Kagawa 71'), Castro (Schmelzer 46'), Weighl, Dembele, Pulisic (Mor 46'), Aubameyang
Sejarah Hari Ini (2 Oktober): Kemenangan Telak Chelsea Di Anfield
Awalan musim terburuk bagi The Reds dalam liga Primer Inggris pada tahun 2005/06 silam, pasalnya Liverpool kalah telak saat menjamu Chelsea di Anfield.
Hari ini 11 tahun lalu, Chelsea mencatatkan kemenangan telak 4-1 saat bertandang ke markas Liverpool di Anfield dalam lanjutan Liga Primer Inggris 2005/06.
Gelandang Frank Lampard membuka keunggulan Chelsea di menit ke-27 lewat titik putih setelah Djimi Traore melanggar Didier Drogba, meski kapten Steven Gerrard tak lama berselang menyamakan kedudukan.
Dua menit sebelum jeda, winger Damien Duff berhasil mengembalikan keunggulan Chelsea lewat tendangannya dari jarak dekat menyambut umpan Drogba, dan penyerang internasional Pantai Gading itu kembali berperan dalam terciptanya gol Joe Cole dan Geremi Njitap di paruh kedua untuk menegaskan dominasi The Blues.
Kemenangan itu menempatkan Chelsea di puncak klasemen dengan keunggulan sembilan poin di belakang rival terdekatnya, dan itu menjadi kemenangan kedelapan beruntun bagi klub London Biru di Liga Primer – sebelum akhirnya catatan itu diperpanjang menjadi sembilan setelah keberhasilan menekuk Bolton dengan skor 5-1 di matchday berikutnya.
Di sisi lain, kekalahan yang diterima itu membuat Liverpool terpuruk sebagaimana mereka tertinggal 17 angka di belakang Chelsea meski musim baru memasuki pertandingan kedelapan. Lebih dari itu, kekalahan tersebut menghadirkan awalan terburuk bagi The Reds dalam 13 tahun terakhir mengingat mereka hanya sanggup meraih tujuh poin.
Seusai pertandingan, manajer Chelsea Jose Mourinho mengatakan: “Kami pantas mendapatkan respek lebih, bukan dari Liverpool tapi dari orang-orang secara umum. Kami adalah tim yang bagus,” ujarnya kepada BBC.
“Kami menjalani delapan pertandingan dan meraih delapan kemenangan, dengan 16 gol. Namun orang-orang menyebut kami tidak bisa bermain, dan menyebut kami adalah tim badut. Itu tidak benar. Tim saya telah menunjukkan kepribadian besar namun persaingan juara belum berakhir.”
Sementara itu, Lampard menambahkan: “Ini adalah hasil bagus buat kami. Kami telah menunjukkan jati diri kami. Ada banyak orang yang menyebut kami takut datang ke sini – sejatinya kami tidak takut bermain di mana pun.
“Kami merasa ada banyak omongan orang yang justru keliru. Kami kini harus mempertahankan fokus. Kami tidak merasa kami invincible namun kami sangat senang dengan kemenangan ini.”
Di akhir musim tersebut, Chelsea keluar sebagai juara Liga Primer untuk kali kedua beruntun di bawah arahan Mourinho. Di sisi lain, Liverpool yang diarsiteki Benitez harus puas finis di urutan ketiga di bawah Manchester United, dan mereka berjarak sembilan poin dari The Blues di tabel klasemen akhir.
Susunan Pemain:
Liverpool: Reina, Finnan, Carragher, Hyypia (Sinama Pongolle 71'), Traore (Cisse 81'), Hamann (Sissoko 68'), Luis Garcia, Gerrard, Alonso, Riise, Crouch.
Chelsea: Cech, Ricardo Carvalho, Terry, Gallas, Del Horno (Huth 83'), Makelele, Joe Cole (Robben 67'), Lampard, Essien, Duff (Geremi 76'), Drogba.
Laporan Pertandingan: PSG 2-0 Bordeaux
Dua Gol dicetak oleh Cavani saat menjamu Bordeaux di Parc des Princes dalam lanjutan ligue 1 Prancis.
Paris Saint-Germain menjamu Bordeaux dengan kondisi kurang positif dengan tumbang pada laga Ligue 1 Prancis terakhir menghadapi Toulouse dan tidak pernah menang atas Les Girondins dalam tiga pertandingan terakhir.
Namun, skuat Unay Emery justru mengawali laga dengan sempurna di Parc des Princes, striker Edinson Cavani langsung merobek jala tim tamu pada saat laga baru menginjak menit ketiga.
Eks striker Napoli tersebut menyambut umpan silang yang dikirimkan Angel Di Maria dengan tandukan yang cukup untuk menaklukkan Carrasso dan mengubah skor menjadi 1-0.
PSG terus mendominasi atas Bordeaux setelah gol cepat tersebut, tekanan demi tekanan yang dilancarkan tuan rumah baru membuahkan hasil lagi pada menit ke-30.
Cavani kembali mencatatkan namanya di papan skor dengan brilian, umpan silang Kurzawa dituntaskan pemain asal Uruguay tersebut menggunakan tumitnya untuk mengecoh kiper sekaligus menggandakan keunggulan PSG.
Pada babak kedua, Bordeaux mencoba memperbaiki performa mereka, tetapi PSG tetap mengambil inisiatif dan tidak membiarkan skuat asuhan Jocelyn Gourvennec berkembang.
Angel Di Maria sempat membuat publik Paris bersorak setelah tembakan volinya menembus pojok gawang Bordeaux, tetapi gol itu tidak disahkan karena pemain asal Argentina tersebut sudah berada dalam posisi offside.
Ancaman berarti dari tim tamu baru terlihat pada lima menit akhir pertandingan, kombinasi Ounas dan Laborde mampu menembus pertahanan tuan rumah, beruntung kiper Areola masih sigap untuk melakukan penyelamatan.
Keunggulan dua gol akhirnya berhasil dipertahankan oleh PSG untuk menempel Nice yang duduk di posisi puncak klasemen sementara Ligue 1. Sementara, Bordeaux gagal naik ke empat besar akibat kekalahan tersebut.
Laporan Pertandingan: Barito Putera 1–2 PSM Makassa
PSM Makasar memperpanjang catatan tak terkalahkan di sembilan laga berturut-turut usai mengalahkan Barito Putera di Stadion 17 Mei Banjarmasin.
PSM Makassar sukses mempermalukan tuan rumah Barito Putera setelah mencatat kemenangan 2-1 di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Sabtu (1/10) sore WIB, dalam pertandingan pekan ke-21 Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016.
Tmabahan tiga angka mengatrol posisi PSM ke peringkat ke peringkat delapan klasemen sementara dengan koleksi poin 29. Sedangkan Barito Putera tertahan di posisi ke-15 dengan nilai 17.
Babak pertama
Barito Putera langsung melakukan tekanan ke pertahanan PSM sejak peluit kick-off ditiupkan wasit. Serangan sporadis yang dilakukan tuan rumah sempat membuat barisan belakang PSM harus bekerja keras.
Peluang diperoleh Hansamu Yama ketika laga memasuki menit kedelapan, tapi sepaknnya masih menyamping. Selang tiga menit kemudian, kans didapat Luiz Junior, namun umpan Rizky Pora tidak bisa diselesaikan striker Barito Putera itu dengan baik.
Alih-alih membuka keunggulan, gawang Muhammad Riyandi justru kebobolan pada menit ke-18. Kesalahan Thierry Gathuessi dalam mengantisipasi umpan panjang dari lini tengah dapat dimanfaatkan M Rahmat dengan baik untuk membawa PSM unggul lebih dulu.
Gol itu membuat Barito Putera tersentak. Mereka mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Rizky mengancam gawang PSM di menit ke-20, tapi tendangan kerasnya dari luar kotak penalti masih bisa ditepis kiper Deny Marsel.
Menjelang babak pertama berakhir, PSM nyaris menggandakan keunggulan. M Rahmat yang menusuk ke dalam kotak penalti, dan mendapat pengawalan ketat dari pemain belakang Barito Putera melepaskan tendangan dari jarak dekat, tapi masih melambung. Skor 1-0 untuk keunggulan PSM bertahan hingga babak pertama usai.
Babak kedua
Barito Putera meningkatkan agresivitas mereka di awal babak kedua untuk mengejar ketertinggalan satu gol. Sedangkan PSM memperlihatkan skema bertahan sambil sesekali melakukan serangan balik.
Kubu tuan rumah kembali terbungkam pada menit ke-57 setelah Willem Jan Pluim menggandakan keunggulan PSM. Legiun asing asal Belanda ini memperdayai Hansamu Yama, dan selanjutnya melepaskan tendangan kaki kiri yang tak bisa dibendung Riyandi.
Selang tiga menit kemudian, Barito Putera mampu memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi penalti Junior. Hadiah penalti diberikan wasit, karena menganggap Ahmad Hisham Tolle melakukan pelanggaran handball di kotak terlarang.
Di saat Barito Putera menemui jalan buntu menciptakan peluang, PSM nyaris mengubah papan skor di menit ke-75. Riyandi terpaksa harus meregangkan ototnya untuk menepis tendangan bebas melengkung Zulvin Zamrun yang mengarah ke pojok kanan atas gawangnya.
Ancaman kembali diberikan PSM pada menit ke-85. Kali ini Riyandi menepis tendangan M Rahmat, sehingga hanya menghasilkan sepak pojok. PSM akhirnya mampu mempertahankan skor 2-1, dan membawa angka penuh dari Banjarmasin.
Berikut susunan pemain kedua tim:
Barito Putera: Muhammad Riyandi; Rizky Pora (Aef 79'), Fathlul Rahman, Thierry Gathussi, Muhammad Roby, Lucky Wahyu (Dedi 36'), Hansamu Yama, Lim Jun Sik, Adam Alis, Luiz Carlos, Thiago Amaral (Yongki 68').
Cadangan: Aditya Harlan; Arie Sandy, Wirabuana Prayogo, Amirul Mukminin, Dedy Hartono, Yongky Aribowo, Muhamad Aef Maulana.
Pelatih: Mundari Karya
PSM: Deny Marsel; Hendra Wijaya (Zulvin 35'), Kwon Jun (Reva 70'), Achmad Hisyam Tolle, Rasyid Bakri, Syamsul Haeruddin, Ronald Hikspoors, Rizky Pellu, Willem Jan Pluim, M Rahmat, Ferdinand Sinaga (Muchlis 86').
Cadangan: Davit Ariyanto; Ardan Aras, Reva Adi Utama, Ridwan Tawainella, Zulvin Zamrun, Muchlis Hadi Ning, Titus Bonai.
Pelatih: Robert Rene Alberts
Laporan Pertandingan: Persipura Jayapura 5–0 Persela Lamongan
Persela kebobolan lima gol dalam pertandingan melawan Persipura di Stadion Mandala.
Persipura Jayapura meraih kemenangan telak 5-0 atas tamunya, Persela Lamongan, di Stadion Mandala, Sabtu (1/10) sore WIB, pada pertandingan pekan ke-21 Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016.
Kemenangan ini mengangkat posisi Persipura ke peringkat tiga klasemen sementara dengan koleksi nilai 39, terpaut dua angka dari pemuncak Madura United FC. Sedangkan Persela makin terbenam di dasar klasemen.
Bermain di hadapan pendukungnya, Persipura memeragakan permainan ofensif, dan memaksa Persela hanya bisa bertahan menahan gempuran mereka. Sejumlah peluang diperoleh tim Mutiara Hitam sepanjang babak pertama.
Penjaga gawang Choirul Huda harus bekerja keras untuk mementahkan peluang yang diperoleh Persipura. Penyelamatan dilakukan Huda ketika ia menepis tendangan Ian Louis Kabes pada menit ke-20.
Ketika laga berjalan setengah jam, Huda menggagalkan peluang milik Ferinando Pahabol. Selang lima menit kemudian, kapten Persela ini kembali mementahkan peluang Pahabol, walau sudah berhadapan satu lawan satu, sehingga membuat babak pertama ditutup dengan skor imbang tanpa gol.
Namun ketangguhan Huda di babak kedua sirna. Berturut-turut gawangnya digelontor gol oleh penggawa Persipura. Pahabol memecahkan kebuntuan tuan rumah ketika babak kedua berjalan empat menit.
Gol itu melecut motivasi Persipura. Edward Wilson Junior pun berhasil menggandakan keunggulan Persipura pada menit ke-59, atau dua menit setelah menginjakkan kaki di atas lapangan. Pahabol mencatatkan namanya di papan skor untuk kali kedua setelah memaksa Huda memungut bola dari jalanya pada menit ke-64.
Striker andalan Boaz Solossa makin menegaskan dominasi Persipura atas Persela setelah mencetak gol di menit ke-74. Pemain pengganti Riky Kayame menggenapi pesta gol Persipura sepuluh menit menjelang pertandingan berakhir.
Berikut susunan pemain kedua tim:
Persipura: Yoo Jae Hoon; Yustinus Pae, Ruben Sanadi, Yohanis Tjoe, Dominggus Fakdawer, Ian Louis Kabes, Nelson Alom (Wilson Junior 57'), Imanuel Wanggai, Ricardo Silva (Lukas 69'), Ferinando Pahabol (Kayame 75'), Boaz Solossa.
Cadangan: Dede Sulaiman; Rony Beroperay, Andri Ibo, Izaac Wanggai, Riky Kayame, Lukas Mandowen, Edward Wilson Junior.
Pelatih: Angel Alfredo Vera
Persela: Choirul Huda; Fauzan Jamal, Ramadhan Saputra (Tamsil 58'), Ahmad Mahrus Bahtiar (Paulo 54'), Aang Suparman, Eky Taufik, Choi Hyun Yeon, Hedipo Gustavo, Steven Imbiri (Victor 63'), Dendi Sulistyawan, Ivan Carlos.
Cadangan: Dwi Kuswanto; Samsul Arifin, Taufiq Kasrun, Paulo Eduardo, Tamsil Sijaya, Victor Pae,, Zainal Arifin.
Pelatih: Aji Santoso
Langganan:
Komentar (Atom)











